Breaking News:

Vaksinasi Mamasa

Warga Antusias Stok Terbatas, Mamasa Butuh 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

Kendala lambatnya vaksinasi di Kabupaten Mamasa karena stok vaksin terbatas sementara animo masyarakat sedang tinggi.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S Tanga 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sejak Februari 2021, pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), gencar vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi guna mencegah penularan corona virus disease 2019 (Covid-19).

Hingga kini, vaksinasi tahap pertama mencapai 20,4 persen dari total kurang lebih 140 ribu jumlah penduduk.

Kurang lebih 26.363 dosis vaksin telah digunakan.

Sementara vaksinasi tahap kedua mencapai 10,6 persen, atau setara dengan 13.722 dosis vaksin.

Jika dibandingkan, presentasi vaksinasi tahap kedua belum capai presentasi tahap pertama.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S Tanga, Selasa (3/8/2021) siang.

Hajai, menjelaskan, di tengah tingginya animo masyarakat menerima vaksin, suplai vaksin terbatas.

Kendalanya karena alokasi vaksin terpusat.

Sehingga vaksinasi dilakukan sesuai alokasi vaksin dari pemerintah pusat.

"Kita maunya cepat, tapi kendalanya keterbatasan vaksin," jelas Hajai, saat ditemui di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Dengan demikian, Hajai, menyebut, Mamasa masih membutuhkan kurang lebih 50 ribu dosis vaksin.

"Untuk mencapai 70 persen, berarti kita masih butuh 50 dosis vaksin," sebutnya.

Sementara kebutuhan logistik penanganan covid-19, berupa ketersediaan obat-obatan dan oksigen, kata dia, masih terpenuhi.

Hanya saja, logistik ini lanjut dia, juga mengharap suplai dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar.

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved