Berita Mamasa Hari Ini

Izinkan Keluarganya Gelar Acara Pernikahan, Camat Mambi Sebut Sudah Dapat Izin Bupati Ramlan Badawi

Ketika dihubungi, Lukman mengaku telah mendapat izin dari Bupati Mamasa untuk izin hajatan pernikahan tersebut

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Ilham Mulyawan
Semuel Messakaraeng/Tribun-Sulbar.com
proses pemotretan mempelai pria di depan tenda terowongan pengantin 

Laporan wartawan: Tribun Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Izinkan Keluarganya Gelar Acara Pernikahan, Camat Mambi Sebut Sudah Dapat Izin Bupati Ramlan Badawi

Camat Mambi, Lukman, diduga melanggar keputusan Bupati Mamasa, Dr H. Ramlan Badawi terkait penanganan Covid-19 yang dituangkan melalui surat edaran baru-baru ini.

Berdasarkan surat edaran Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, pada poin pertama menyebutkan, Untuk Kecamatan yang ada terkonfirmasi positif 3 (tiga) orang ke atas agar ibadah di gereja dan masjid atau tempat ibadah lainnya dilaksanakan di rumah.

Termasuk ibadah-ibadah yang melibatkan banyak orang dengan melakukan protokol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya pada poin kedua, acara nikah, syukuran, rapat, sosialisasi dan pertemuan-pertemuan apapun tidak diperbolehkan dilaksanakan atau ditunda dulu.

Sementara sesuai data Satgas Covid-19 Kabupaten Mamasa, hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif corona di Mambi tercatat tujuh kasus.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan Lukman adalah mengizinkan keluarganya menggelar hajatan pernikahan.

Pesta pernikahan itu digelar di Jl Batu Mea II, Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sabtu (24/7/2021).

Dari pantauan Tribun-Sulbar.com, tenda terowongan pengantin ini didirikan di tengah jalan.

Baca juga: Hari Ini Positif COVID-19 di Mamasa Bertambah 20 Kasus, Dipicu Hajatan Pernikahan dan Acara Duka

Ketika dihubungi, Lukman mengaku telah mendapat izin dari Bupati Mamasa untuk izin hajatan pernikahan tersebut.

"Pak bupati bilang yang terlanjur sudah direncanakan karena kerugiannya orang, tetap dilaksanakan tetapi hadir hanya 10 orang," ujar Lukman, via telepon, Sabtu (24/7/2021) siang.

Dia berdalih, sebagai Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan, ia paham betul soal aturan.

"Orang menikah tidak dilarang, kerumunan yang tidak dilarang," tutur Lukman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved