Vaksinasi Mamasa

Animo Masyarakat Tinggi, Stok Vaksin di Kabupaten Mamasa Sulbar Habis

Kepala Dinkes Mamasa Hajai S Tanga mengatakan, hampir semua Puskesmas dan rumah sakit di Mamasa kehabisan vaksin.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
suasana di Puskesmas Mamasa. Tidak ada vaksinasi karena kehabisan stok vaksin. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Stok vaksin di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) habis.

Kekosongan ini terjadi di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas / PKM) Mamasa.

Sementara warga Mamasa sangat antusias mengikuti vaksinasi.

Habisnya vaksin salah satunya dikeluhkan Kepala Puskesmas Kecamatan Messawa Christian.

Christian mengatakan, sudah beberapa hari proses vaksinasi di Messawa dihentikan.

Hal itu terjadi, lantaran stok vaksin habis.

Sementara animo masyarakat cukup tinggi.

"Kami sangat kewalahan karena stok vaksin habis,"kata Christian, Jumat (23/7/2021) sore.

Hal serupa dialami Puskesmas Kecamatan Mamasa.

Kepala Puskesmas Mamasa, Yusuf Pualillin, mengakatan, sudah beberapa hari pemberian vaksin dihentikan.

"Kita masih menunggu distribusi vaksin berikutnya dari Dinas Pemprov Sulbar," ungkap Yusuf Pualillin, saat dikonfirmasi terpisah.

Merespon itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamasa, Hajai S Tanga, mengatakan, hampir semua Puskesmas dan rumah sakit di Mamasa kehabisan vaksin.

Namun, dia mengaku bersukur karena semalam mendapat distribusi vaksin dari Dinkes Sulbar.

"Tadi malam kita dapat penambahan kurang lebih 30 fial vaksin," ungkap Hajai S Tanga, via telepon Sabtu (24/7/2021) siang tadi.

Selain dari Dinkes Sulbar, ada penambahan vaksin dari Kodim 1428/Mamasa, sebanyak kurang lebih 100 fial.

"Ada juga dari Polres Mamasa sekitar 50 fial," sambung Hajai.

Stok vaksin nantinya didistribusikan pekan depan ke Puskesmas.

"Hari senin baru kita distribusikan ke kecamatan yang dianggap paling membutuhkan," pungkasnya.  

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved