Breaking News:

Gempa Mamasa

Gempa Mamasa 97 Kali, BPBD Minta Warga Waspada Gempa Susulan

Kepala Pelaksana BPBD Mamasa Labora Tandi Puang keliling memantau pascagempa dan menyebut ada kepanikan warga.

Tribun Timur / Samuel Mesakaraeng
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Labora Tandi Puang 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Gempa bumi tektonik berkekuatan 5.3 SR mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (22/7/2021) pukul 2.44 Wita dini hari.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.95 LS dan 119.37 BT.

Atau di darat pada jarak 6 Km Tenggara Mamasa.

Gempa utama 53 SR ini, lalu disusul beberapa gempa berkekuatan lebih kecil.

Berdasarkan informasi diperoleh dari staf BMKG Stasiun Majene, Agus, mengatakan peristiwa gempa setelah gempa utama 5.3 SR, tercatat sebanyak 97 kejadian.

"Untuk sementara event gempa di Mamasa sudah mencapai 97 kejadian," ujar Agus, dalam grup whatsApp Info BMKG Sulbar.

Mengantisipasi adanya gempa susulan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Labora Tandi Puang, mengeluarkan imbauan.

Labora juga menyebut gempa menyebabkan kepanikan warga.

"Saya langsung berkeliling kota tadi subuh," ungkap Labora, siang tadi.

Labora juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan.

Untuk antisipasi gempa susulan.

Labora juga meminta agar warga tidak panik.

Mencari tempat lebih aman jika terjadi gempa susulan.

"Hindari daerah rawan banjir, longsor dan pohon tumbang akibat gempa. Hindari tebing tinggi dan sungai," imbaunya.

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved