Breaking News:

Harap Sulbar Segera Masuk Zona HIjau, Guru SMP 1 Papalang: Kami Sudah Jenuh Sekolah Daring

Tak sedikit siswa dan orangtua mengeluh, lantaran mereka tak bisa memahami materi pelajaran dengan baik lewat media sosial.

Ilham Mulyawan/Tribun-Sulbar.com
Guru SMP Negeri 1 Papalang, Mamuju Hilman Paturusi 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ingin Sulbar Segera Masuk Zona HIjau, Guru SMP 1 Papalang: Kami Sudah Jenuh Sekolah Daring 

Sudah lebih dari setahun, para siswa dan guru sekolah se-Indonesia terpaksa menjalani sistem belajar mengajar via Dalam jaringan (Daring).

Hal ini disebabkan pandemi Covid-19, yang merebak sejak Maret 2020 lalu. Dan hingga kini belum juga mereda, bahkan cenderung meningkat.

Baca juga: Jadwal Terbaru Tahapan Pendaftaran CPNS Polman 2021 dan Syarat Umum Daftar CPNS 2021

Baca juga: Hari Tasyrik 11, 12 & 13 Dzulhijjah, Umat Islam Dilarang Berpuasa, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan

Berdasarkan peta sebaran, total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 2,9 juta kasus.

Khusus Sulawesi Barat, mencapai angka 7.113 kasus.

Jika dibandingkan sektor lain, seperti ekonomi, maka sekolah online merupakan kegiatan yang berjalan paling lama.

Tak sedikit siswa dan orangtua mengeluh, lantaran mereka tak bisa memahami materi pelajaran dengan baik lewat media sosial.

Begitu pula para guru.

Mereka juga tak merasa nyaman ketika hanya menyampaikan materi via daring kepada siswa.

"Jujur saja, selama proses belajar mengajar daring ini kami juga merasa jenuh dan frustasi. Nyaris kita tidak bisa menjalankan aktivitas normal," ungkap Hilman Paturusi, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Papalang, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (21/7/2021).

Halaman
123
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved