Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Di Majene, Boleh Takbiran di Masjid, Namun Dibatasi Hanya 5 Orang

Takbiran keliling adalah salah satu tradisi ummat muslim yang dirayakan saat malam menjelang lebaran sebagai wujud syukur.

Di Majene, Boleh Takbiran di Masjid, Namun Dibatasi Hanya 5 Orang
handover
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene, Adnan Nota

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Hasan Basri

TRIBUN - SULBAR. COM, MAJENE - Kabuapaten Majene, Sulawesi Barat masuk zona oranye penyebaran Covid-19

Sehingga Pemerintah Kabupaten Majene melarang kegiatan takbir keliling pada malam perayaan Idul Adha 1442 Hijriah 2021.

Takbiran keliling adalah salah satu tradisi ummat muslim yang dirayakan saat malam menjelang lebaran sebagai wujud syukur.

Biasanya digelar dengan konvoi kendaraan atau jalan kaki sembari membawa beduk dan peralatan lainnya sambil mengumandangkan kalimat takbir.

Baca juga: Majene Zona Oranye, Bupati Achmad Syukri Tammalele Minta Warga Shalat Idul Adha di Rumah

Baca juga: Sebanyak 1.856 Ekor Sapi dan 4.149 Ekor Kambing di Sulbar Siap Potong Saat Idul Adha

"Takbiran keliling sama sekali dihilangkan, " kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene, Adnan Nota kepada tribun, Minggu (18/7/2021).

Menurut Adnan, takbir keliling dilarang yang sifatnya menimbulkan kerumunan.

Seperti konvoi di jalan.

Namun ia membolehkan takbir di masjid dengan persyaratan ketat.

"Boleh takbiran di Masjid tapi dengan syarat jumlahnya dibatasi maksimal lima orang, " ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved