Breaking News:

Kisah Kuswono, Pria Asal Desa Sugiwaras Polman yang Dipasung 10 Tahun di Gubuk Selebar 1,5 Meter

Ia dipasung di dalam sebuah gubuk kecil dengan lebar 1,5 meter dan panjang dua meter. Berada tepat di samping rumah orangtuanya

hasan BAsri/Tribun-Sulbar
Kuswono (35), warga Jl Jambu, Dusun Nganjuk, Desa Sugiwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar harus dipasung. 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN -- Kisah Kuswono, Pria Asal Desa Sugiwaras Polewali Mandar yang Dipasung Orangtuanya Selama 10 Tahun

Sudah hampir 10 tahun Kuswono (35), warga Jl Jambu, Dusun Nganjuk, Desa Sugiwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar harus dipasung.

Si bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Wagiyem (43) dan Wilono (54), mengalami gangguan jiwa.

Ia dipasung di dalam sebuah gubuk kecil dengan lebar 1,5 meter dan panjang dua meter.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Sulbar Menjadi 6.469 Kasus, Suraidah Suhardi Minta Masyarakat Taati Prokes

Baca juga: Berikut Cara Menggunakan Google Meet untuk Sekolah Rapat hingga Webinar

Berada tepat di sisi sebelah kanan rumah kedua orangtuanya.

Di dalam gubuk itu hanya ada sebuah tikar yang menjadi alas Kuswono untuk tidur.

Kuswono, warga asal Polman yang harus dipasungh karena mengalami gangguan jiwa
Kuswono, warga asal Polman yang harus dipasungh karena mengalami gangguan jiwa

Di ruangan beratap seng itu juga Bagong - sapaan akrabnya, melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, minum hingga buang air besar.

"Mau dibebaskan, saya takut, saya sudah trauma, "kata Wagiyem saat ditemui di kediamannya.

Wagiyem menceritakan, Bagong awalnya berprofesi sebagai kuli batu di Kabupaten Mamuju.

Namun sejak pulang dari sana, sikapnya mulai berubah.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved