Breaking News:

Joni Ditetapkan Tersangka Kasus Pembakaran Gereja di Batang Uru Timur Mamasa

Dari hasil interogasi, Joni mengakui telah melakukan pengrusakan dan pembakaran Gereja Jemaat Batang Uru, pada Jumat (25/6/2021) malam.

TribunSulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, bersama penyidik pidana umum memperlihatkan barang bukti, saat konferensi pers. 

Joni, lalu masuk ke dalam konsistori melakukan pembakaran dokumen gereja yang menumpuk di dalam lemari.

Di dalam lemari, terdapat dua buah alat musik berupa keyboard yang turut terbakar.

Dari barang bukti dan keterangan yang berhasil dikumpulkan penyidik, Joni lalu ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Dedi, dari keterangan pelaku bahwa tersangka melakukan pembakaran karena mendapat mimpi, dianggap tidak rasional.

Karenanya, penyidik akan melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku di dokter ahli jiwa.

"Dari keterangan dan informasi yang kami peroleh, si pelaku telah beberapa kali melakukan pengrusakan di kampungnya," jelas Dedi.

"Dengan melakukan proses penyidikan, kami tetapkan pelaku sebagai tersangka," tambahnya.

Dari keterangan yang diperoleh lanjut Dedi, aksi yang dilakukan Joni, murni tindakan kriminal.

Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa aksi ini tidak berkaitan dengan aksi terorisme.(*)

Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved