Breaking News:

Dinkes Mamuju Temukan 22 Kasus DBD, Alamsyah: Rutin Menguras Bak Penampungan Air

"Kami berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," tuturnya.

Dinkes Mamuju
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Sulbar, melakukan fogging dalam kota untuk menekan wabah DBD. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kasus penyakit deman berdarah (DBD) dalam Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) meningkat.

Januari hingga Juni 2021 Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju menemukan 22 kasus.

"Sebanyak 22 kasus itu tersebar di kecamatan Mamuju dan Simboro," kata Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Mamuju, Alamsyah via telepon kepada Tribun-sulbar.com, Rabu (23/6/2021).

Alamsyah menambahkan penyebab munculnya wabah DBD diakibatkan cuaca yang saat ini memasuki musim hujan.

"Yang banyak terjangkit itu orang dewasa," ucapnya.

Dia mengimbau masyarakat yang mengalami gejala demam dan ada bintik-bintik di kulit segera melapor kepada pihak kesehatan.

"Kami berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," tuturnya.

Kemudian rutin menguras bak penampungan air minimal dua kali dalam sebulan.

Baca juga: Kadin Sulbar Deklarasi Dukung Arsjad Rasjid Jadi Ketua Umum Jelang Munas Kendari

Baca juga: Aplikasi Google Anda Berhenti? Cara Mengatasi dan Tips Hapus Notifikasi Google di Andorid

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Sulbar, melakukan fogging dalam kota untuk menekan wabah DBD.
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Sulbar, melakukan fogging dalam kota untuk menekan wabah DBD. (Dinkes Mamuju)

Menutup bak penampungan air agar tidak ditempati nyamuk bersarang dan bertelur.

Serta mengubur botol atau kaleng bekas.

Untuk menekan wabah DBD semakin meningkat di musim hujan ini, pihak Dinkes Mamuju gencer melakukan fogging atau pengasapan disejumlah titik.

Utamanya di kawasan padat penduduk dan daerah kumuh.

"Sampai sekarang masih melakukan fogging untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk aegypti ini di daerah Simboro dan Mamuju," tuturmya.(*)

Tribun-sulbar.com

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved