CPNS Mamasa 2021
Formasi CPNS 2021 Kabupaten Mamasa: Tidak Ada Formasi Guru
Mamasa sudah mengusulkan formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kepala-BKPP-Mamasa-Agusthina-Toding.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMASA - Formasi CPNS dan PPPK Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) 2021.
Mamasa sudah mengusulkan formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.
Juga formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) 2021.
Kabupaten Mamasa menyiapkan 1.454 kuota.
CPNS sebanyak 81 kuota.
PPPK 1.373.
CPNS Kabupaten Mamasa tahun 2021 hanya untuk tenaga kesehatan 42 kuota.
Dan tenaga teknis penyuluh pertanian sebanyak 39 kuota.
Sementara untuk fomasi guru hanya lewat PPPK.
Data ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Mamasa, Agusthina Toding saat ditemui tribun-sulbar.com di ruang kerjanya, Kamis (17/6/2021) pagi.
Agusthina juga menyebutkan hingga saat ini belum menerima jadwal seleksi CPNS dan PPPK 2021.
"Kalau sudah ada jadwal, pasti kami akan umumkan,"kata Agusthina Toding.
Lebih lanjut dijelaskan Agusthina, PPPK tahun ini hanya menerima tenaga fungsional berupa guru SD dan SMP.
"Untuk SD yang diterima guru kelas.
Untuk SMP terdiri dari beberapa guru bidang studi," ucapnya.
Sementara formasi CPNS, Mamasa juga hanya akan menerima tenaga fungsional.
"Jadi untuk penerimaan tahun ini, Mamasa mendapat semua tenaga fungsional, tidak ada tenaga struktural," lanjutnya.
Hal itu disebabkan karena tenaga struktural di Kabupaten Mamasa, dianggap terlalu banyak.
Sehingga kuota diberikan hanya tenaga fungsional.
"Jadi biar banyak kita ajukan tenaga struktural, tetap tidak diberikan," jelasnya.
Formasi CPNS & PPPK 2021 Pemprov Sulawesi Barat
Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) telah mengusulkan formasi CPNS 2021.
Namun hingga saat ini pemerintah pusat belum mengeluarkan jadwal resmi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.
Juga pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) 2021.
Tahun ini pemprov Sulbar menerima 250 CPNS.
Dan 2,141 PPPK.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar, Zulkifli Manggasali menyebut, masih menunggu jadwal resmi dari pemerintah.
"Pelaksanaan seleksi akan dikendalikan langsung oleh BKN pusat," kata Zulkifli kepada TribunSulbar.com, Jumat (4/6/2021).
Pemprov Sulbar melalui BKD, kata dia, hanya memfasilitasi pelaksanaan seleksi.
"Terkait lokasi, masih akan dikoordinasikan dengan pihak BKN. Tadinya UPTD yang mau digunakan hanya belum selesai, makanya masih akan dikoordinasikan," ujarnya.
Untuk kuota kata Zulkifli, Pemprov Sulbar mendapatkan 250 formasi khusus CPNS.
"Sebanyak 250 formasi CPNS.
Itu terdiri dari kesehatan.
Dan tenaga teknis.
Tidak ada perubahan atau revisi formasi.
Penundaan ini hanya karena masih ada daerah lain belum siap," jelasnya.
Khusus PPPK, lanjutnya, Pemprov Sulbar mendapat 2,141 kouta.
"PPPK itu khusus untuk formasi guru.
Karena penerimaan khusus guru semua dialihkan ke PPPK hingga tahun 2023 mendatang,"katanya.
Dia berharap, rekrutmen CPNS Pemprov Subar terlaksana dengan baik.
"Tes ini terbuka untuk siapa saja tanpa membedakan putra daerah atau bukan, berbeda dengan provinsi Papua ada otonomi khusus," terangnya.
Karena itu, Zulkifli meminta seluruh putra-putri terbaik Sulbar mempersiapakan diri untuk bersaing dengan pendaftar dari beberapa daerah di Indonesia.
"Persiapkan diri masing-masing.
Termasuk mengikuti bimbingan belajar jika perlu.
Karena persaingan bukan hanya skala Sulbar tapi se-Indonesia," tuturnya.
(*)