Breaking News:

KPU Sulbar

KPU Sulbar Bakal Luncurkan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan, Jelang Pemilu 2024

"Masyarakat semakin mandiri dan rasional dalam menggunakan hak pilihnya nanti baik pada pemilu maupun pemilihan," ucapnya.

Ist/TribunSulbar.com
Ketua KPU Sulbar Rustang (baju biru) saat menemui Gubernur Ali Baal Masdar untuk membahas persiapan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di kantor merah putih gubernur Sulbar, kemarin. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat (Sulbar) bakal meluncurkan program desa peduli pemilu dan pemilihan.

Ketua KPU Sulbar, Rustang mengatakan, desa peduli pemilu dan pemilihan bagian dari persiapan untuk memasuki fase kesibukan pemilihan serentak 2024.

"Program desa pemilu dan pemilihan adalah bagian dari sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dilakukan lebih awal, ini adalah program KPU RI," kata Rustang kepada tribun-sulbar.com, dihubungi via telepon, Rabu (16/6/2021).

Rustang berharap program tersebut membuat masyarakat ditingkat desa semakin melek pemilu dan pemilihan.

Baca juga: Daftar 27 Formasi CPNS Basarnas 2021: Lulusan D3 Terbanyak Diterima

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (Ist/TribunSulbar.com)

"Masyarakat semakin mandiri dan rasional dalam menggunakan hak pilihnya nanti baik pada pemilu maupun pemilihan," ucapnya.

Mengapa desa, urai Rustang, karena desa dianggap sebagai satuan sosial terkecil yang bersentuhan langsung ke masyarakat.

"Kalau sudah desa atau dusun yang sadar, istilahnya melek pemilu, mandiri dan rasional dalam menentukan pilihan, Insyaallah akan terwujud pemilu atau pemilihan yang berdaulat," jelasnya.

Dalam program tersebut, KPU Sulbar akan merekrut 25 kader.

"Kami akan koordinasi lagi dengan kabupaten terkait ini, tapi kemungkinan tidak akan ada pendaftaran, tapi kami akan rekrut saja sesuai dengan kriteria," ucapnya.

Baca juga: Dugaan Penyebab Mini Bus Hitam Terbakar depan SPBU Topoyo Sulbar

Baca juga: Agenda Gubernur Wagub & Sekprov Sulawesi Barat Hari Ini Rabu 16 Juni 2021

Kriteria itu misalnya anggota karantaruna, posyandu dan pemuka agama dan tentu yang utama tahu baca tulis karena akan diajari cara bersosialisasi.

Sementara untuk umur, yang akan direkrut minimal 17 tahun dan maksimal 50 tahun.

"Kemudian juga lebih diutamakan yang pernah menjadi petugas badan adhoc, misal pernah jadi, KPPS, PPS atau PPK," katanya.

Sebanyak 25 kader tersebut akan diberikan pemahaman tentang pemilu dan pemilihan, seperti bagimana politik dan pentingnya kedaulatan rakyat.

Setelah paham, diharapkan turun ke desa-desa menyebar virus kebaikan tentang pemilu dan pemilihan kepada masyarakat.

"Kita berharap masyarakat tidak sekedar tahu terkait tahapan, tapi lebih kepada mengapa harus menolak politik uang, menghindari hoax pemilu dan banyak hal lagi dengan materi yang sudah di desain," tuturnya.

Terget KPU Sulbar, paling tidak disetiap kabupaten nantinya satu desa di jadikan sebagai percontohan desa peduli pemilu dan pemilihan.

Ketua KPU Sulbar Rustang (baju biru) saat menemui Gubernur Ali Baal Masdar untuk membahas persiapan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di kantor merah putih gubernur Sulbar, kemarin.
Ketua KPU Sulbar Rustang (baju biru) saat menemui Gubernur Ali Baal Masdar untuk membahas persiapan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di kantor merah putih gubernur Sulbar, kemarin. (Ist/TribunSulbar.com)

Rustang mengungkapkan, untuk honor 25 kader yang akan direkrut pihak masih membicarakan dan meminta dukungan kepada pemerintah daerah.

"Itulah kemarin mengapa kami berkunjung ke Pemprov, berharap ada dukungan dana hibah non tahapan, karena pendidikan pemilih ini bukan hanya tugas KPU tapi tugas bersama pemerintah daerah, minimal tahun depan ada karena tahun ini tidak mungkin, sudah tahun berjalan dan dana hibah nol rupiah," terangnya.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menilai program desa peduli pemilu dan pemilihan perlu diapresiasi.

"Pemprov merespon sangat baik program ini ,akan ditindaklanjuti ke OPD terkait, seperti Kesbangpol, agar segera melakukan koordinasi terhadap stakeholder sebagai bentuk tindaklanjut atas dukung Pemprov Sulbar terhadap program KPU," tutur Ali Baal Masdar dikutip dari rilis Humas Pemprov Sulbar yang diterima tribun-sulbar.com, Rabu (16/6/2021).

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved