Breaking News:

Jadi Polemik, Ini Penjelasan PKPD Penyelenggara Bimtek Kepala Desa di Mamasa

Jika dikalkulasi dari semua kepala desa sebabnya 168 desa, maka total biaya kontribusi dan akomodasi Bimtek ini sebanyak Rp 672.000.000.

Tribun Timur / Samuel Mesakaraeng
Proses registrasi Bimtek Kepala Desa di Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Pusat Konsultasi Pemerintahan Daerah (PKPD) terhadap kepala desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi polemik.

Bimtek dengan tema Optimalisasi Pengawalan Dana Desa ini, menjadi polemik lantaran biaya kontribusi dan akomodasi yang dibayarkan oleh setiap kepala desa dianggap terlalu mahal.

Di mana setiap desa wajib membayar kontribusi sebesar Rp. 4.000.000, untuk satu peserta dari masing-masing desa.

Baca juga: Diwajibkan Bimtek! Kepala Desa di Mamasa Bayar Rp 4 Juta Pakai Uang Pribadi

Proses registrasi Bimtek Kepala Desa di Mamasa
Proses registrasi Bimtek Kepala Desa di Mamasa (Tribun Timur / Samuel Mesakaraeng)

Biaya itu termasuk akomodasi dan konsumsi peserta Bimtek selama 3 hari dan 2 malam, sejak Jumat (11/6/2021) kemarin.

Hingga hari kedua, kegiatan ini masih berlangsung di Hotel Matana ll, Jl Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango.

Jika dikalkulasi dari semua kepala desa sebabnya 168 desa, maka total biaya kontribusi dan akomodasi Bimtek ini sebanyak Rp 672.000.000.

Karenanya, kegiatan ini menjadi perhatian sejumlah pegiat anti korupsi di Mamasa.

Juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Amir, pihak penyelenggara dihubungi lewat telepon mengatakan, kegiatan itu terselenggara atas pengajuan pihak PKPD.

Hal itu dilatarbelakangi dengan berbagai masukan bahwa di Mamasa tidak sedikit kepala desa yang terjerat hukum karena salah dalam mengelola dana desa.

Halaman
123
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved