Breaking News:

Mamasa

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kecamatan Bambang, Mamasa Tanam Pisang di Tengah Jalan

Karena kesal dengan kondisi jalan yang berlumpur, warga pun menanam pisang di tengah jalan. Aksi itu sebagai bentuk protes masyarakat

TribunSulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kondisi jalan di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Infrastruktur jalan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), masih menjadi persoalan khususnya bagi sebagian masyarakat di pelosok.

Belum tuntas persoalan infrastruktur jalan Tabone-Nosu, kini warga di Kecamatan Bambang pun mulai mengeluhkan persoalan yang sama.

Kondisi jalan berbatu-batu, licin dan berlubang, menjadi tantangan bagi ribuan masyarakat di Kecamatan Bambang.

Padahal jalan ini merupakan urat nadi perekonomian bagi masyarakat.

Baca juga: Warga Ompi Pasangkayu Keluhkan Jalan Rusak: Hasil Kebun Terbuang Sia-sia

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan Lebat Disertai Petir & Angin di Wilayah Sulbar

Kondisi jalan di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Kondisi jalan di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. (TribunSulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Sebagai penunjang kesejahteraan masyarakat, kondisi ini terkesan diabaikan oleh pemerintah.

Karena kesal dengan kondisi jalan yang berlumpur, warga pun menanam pisang di tengah jalan.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat setempat.

Hal itu terjadi di Jl Poros Mambi-Bambang, tepatnya di Desa Bambang Timur.

Tito Vilanova, warga Kecamatan Bambang, kepada TribunSulbar.com, mengaku, jika warga di desa itu merasa kesal dengan kondisi jalan.

Karena kekesalan itu, warga memilih menanam pisang di tengah jalan di atas jalan yang berlumpur.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved