Breaking News:

Sri Mulyani

Penjelasan Sri Mulyani Heboh Sembako Beras hingga Telur Bakal Kena Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah anggapan pemerintah tidak mempertimbangkan pemulihan ekonomi.

Setpres
Sri Mulyani 

TRIBUN-TIMUR.COM,- Heboh sembako bakal kena pajak.

Berikut penjelasan Sri Mulyani soal kehebohan sepanjang hari ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah anggapan pemerintah tidak mempertimbangkan pemulihan ekonomi.

Karena rencana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sembako.

Bendahara negara ini mengungkapkan, setiap kebijakan pajak yang diambil pemerintah, termasuk pengenaan PPN pada sembako akan mempertimbangkan situasi pandemi dan pemulihan ekonomi.

"Kemudian (rencana PPN sembako) di-blow up seolah-olah menjadi sesuatu yang bahkan tidak mempertimbangkan situasi hari ini. Padahal hari ini fokus kita itu memulihkan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (10/6/2021).

Sri Mulyani menyatakan, pemulihan ekonomi menjadi tema utama pemerintah pada tahun ini dan tahun depan.

Dengan demikian, hal-hal yang berdampak buruk pada pemulihan ekonomi tak mungkin dijalankan.

Sebagai bukti, Sri Mulyani tetap akan mendukung dan memberikan bansos kepada masyarakat dan insentif kepada pelaku usaha kecil, menengah, hingga besar.

"Kita melihat mana yang mendapat untung dari Covid-19, mana yang terpukul, mana bangkit cepat, dan sebagainya.

Halaman
123
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved