Breaking News:

Penemuan Mortir

Mortir Temuan Warga Majene 4 Kali Diledakan Baru Berhasil, Diduga Peninggalan Belanda

Peledakan mortir dilakukan di sekitar perbukitan lingkungan Para padang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Tribun Timur / Hasan Basri
Tim Gegana Brimob Polda Sulbar amankan lokasi peledakan mortir 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAJENE - Tim Gegana Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) ledakkan mortir diduga sisa peninggalan Belanda, Senin (7/6/2021) sore.

Peledakan dilakukan di sekitar perbukitan lingkungan Para padang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Tempat ini dipilih karena tidak ingin membahayakan warga.

Lokasi peledakan dipilih jauh dari pemukiman dan tidak aktivitas warga .

Pada saat proses ledakan dijaga ketat Tim Brimob Polda Sulbar sembari menenteng senjata laras panjang.

Warga tidak diperkenankan dekat lokasi, termasuk para petugas dan awak media diminta untuk mencari posisi berlindung.

Bahkan pengendara saat itu tidak diperbolehkan melintas sementara hingga proses ledakan selesai.

Upaya ini diambil petugas, karena serpihan ledakan sangat berbahaya.

Begitu ada aba aba, suara dentuman ledakan pun terdengar sangat keras.

"Ada empat kali di ledakan,  ledakan empat baru berhasil, " kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Majene Majene, AKP Jamaluddin.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved