Breaking News:

TPA Ditutup, Tumpukan Sampah di Pasar Wonomulyo Dibungkus Terpal Agar Tidak Menimbulkan Bau

Sampah disimpan di tempat penampungan sementara hingga tempat pembuangan akhir (TPA) Paku , Kecamatan Binuang, kembali dibuka.

TribunSulbar.com/Hasan Basri
Tumpukan sampah di Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat dibungkus terpal agar tidak menimbulkan bau. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Tumpukan sampah di Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) terpaksa dibungkus terpal agar tidak menimbulkan bau.

Sampah disimpan di tempat penampungan sementara hingga tempat pembuangan akhir (TPA) Paku , Kecamatan Binuang, kembali dibuka.

"Kita titip sementara di sebuah tempat penampungan. Agar tidak menimbulkan bau kita kemas dan bungkus, " kata Camat Wonomulyo, Asrul Ambas.

Baca juga: Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah Warga di Mosso Majene

Baca juga: Update CPNS 2021: Berikut Formasi CPNS & PPPK 2021 Pemprov Sulawesi Barat

Tumpukan sampah di jalan Padi Unggul Pasar Wonomulyo Polman
Tumpukan sampah di jalan Padi Unggul Pasar Wonomulyo Polman (Hasan Basri)

Upaya mengemas diambil pemerintah kecamatan karena tumpukan sampah di Pasar sudah menggunung.

Sampah juga mulai meluber sehingga pemandangan di Pasar terkesan kumuh.

Asrul Ambas berharap TPA Paku segera  dibuka, sehingga sampah sampah yang sudah dikumpulkan dari Pasar Wonomulyo, bisa dipindahkan.

Pantauan tribun, penitipan sampah di tempat penampungan sementara sempat diwarnai ketegangan dengan warga setempat.

Pasalnya, tumpukan sampah itu disimpan, tepatnya di belakang rumah warga.

Suasana mulai dingin setelah pemerintah setempat memberikan pemahaman kepada warga tersebut.

Asrul  Ambas mengaku khawatir jika sampah ini tidak segera diangkut.

Baca juga: Katalog Promo Indomaret 6 Juni 2021: Beli 5 Lebih Hemat hingga Beli Dua Gratis Satu

Baca juga: Tangis Derianto Warga Sirope Mamasa Pecah Liat Rumahnya Ludes Dilalap Api

Apalagi penutupan tempat pembuangan akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Paku, Kecamatan Binuang,  sudah memasuki hari ke empat.

Menurut Asrul produksi sampah  di Kecamatan Wonomulyo mencapai 15 ton perhari.

"Kita membuang sampah setiap hari lima kontainer, dalam satu kontainer ada tiga ton, jadi 15 ton per hari, " ujarnya.

"Jadi kalau tertunda mengangkut kesana (TPA) selama empat hari sama dengan menumpuk disini 60 ton, kalau sudah tertunda satu minggu akan menggunung dan sudah ratusan ton, " ucapnya (*)  

 
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved