Breaking News:

Kejati Sulbar Kembali Tahan Satu Tersangka Pengadaan Bibit Mangrove di Pasangkayu

Sebelumnya, Kejati Sulbar menahan dua tersnagka yakni Nabhan sekalu pejabat pengadaan dan Marwan selaku penyedia bibit mangrove.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasrul Rusdi
TribunSulbar.com/Nurhadi
Kajati Sulbar, Johny Manurung di dampingi Aspidsus Feri Mufahir dan Kasi Penkum Amiruddin melakukan pres rilis penahanan tersangka dugaan korupsi Pekerjaan Tutupan Lahan dengan Mangrove pada Badan Lingkungan hidup Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2016 di Kabupaten Pasangkayu ke dalam penjara, Kamis (3/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar kembali jebloskan satu tersangka dugaan korupsi Pekerjaan Tutupan Lahan dengan Mangrove pada Badan Lingkungan hidup Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2016 di Kabupaten Pasangkayu ke dalam penjara, Kamis (3/6/2022).

Tersangka inisial MD merupakan tersangka ketiga yang ditahan dari lima tersangka dalam tindak pidana dugaan korupsi pengadaan bibit mangrove tersebut.

Sebelumnya, Kejati Sulbar menahan dua tersnagka yakni Nabhan sekalu pejabat pengadaan dan Marwan selaku penyedia bibit mangrove.

Baca juga: Mantan Pelatih Kiper PSM Herman Kadiaman Kini Melatih di Persiraja Banda Aceh

Baca juga: Kantor Bupati Mamuju Miring 7 cm Akibat Gempa, Sutinah Suhardi Perintahkan Rehabilitasi Total

Kajati Sulbar, Johny Manurung di dampingi Aspidsus Feri Mufahir dan Kasi Penkum Amiruddin melakukan pres rilis penahanan tersangka dugaan korupsi Pekerjaan Tutupan Lahan dengan Mangrove pada Badan Lingkungan hidup Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2016 di Kabupaten Pasangkayu ke dalam penjara, Kamis (3/6/2022).
Kajati Sulbar, Johny Manurung di dampingi Aspidsus Feri Mufahir dan Kasi Penkum Amiruddin melakukan pres rilis penahanan tersangka dugaan korupsi Pekerjaan Tutupan Lahan dengan Mangrove pada Badan Lingkungan hidup Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2016 di Kabupaten Pasangkayu ke dalam penjara, Kamis (3/6/2022). (TribunSulbar.com/Nurhadi)

Penahanan tersebut berdasarkan Surat Perintah Panahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Johny Manurung nomor : Print - 425 / P.6 / Fd.2 / 06 / 2021 tanggal 3 Juni 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved