Rabu, 17 Juni 2026

Sejarah Berdirinya Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat

Setelah Mamasa pemekaran dan menjadi kabupaten tersendiri, Polmas lalu berubah nama jadi Polewali Mandar.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Sejarah Berdirinya Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat
Tribun Timur/Nurhadi
Gedung gadis Polewali Mandar 

TRIBUN-SULBAR.COM,POLMAN- Kabupaten Polewali Mandar (Polman) adalah satu dari enam kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar).

Dulunya Polewali Mandar bernama Polmas atau Polewali Mamasa.

Setelah Mamasa pemekaran dan menjadi kabupaten tersendiri, Polmas lalu berubah nama jadi Polewali Mandar.

Sesuai dengan Undang-undang nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa, sebagai pemekaran dari Kabupaten Polewali Mamasa.

Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari 16 kecamatan.

Kecamatan Polewali

Kecamatan Binuang

Kecamatan Anreapi

Kecamatan Matakali

Kecamatan Wonomulyo

Kecamatan Tapango

Kecamatan Mapilli

Kecamatan Campalagian

Kecamatan Luyo

Kecamatan Tinambung

Kecamatan Balanipa

Kecamatan Limboro

Kecamatan Alu

Kecamatan Tubbi Taramanu

Kecamatan Matangnga

Dan Kecamatan Bulo.

Dikutip dari polmankab.go.id, masyarakat Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari berbagai macam etnis, agama dan Budaya.

Seperti Mandar sebagai etnis mayoritas

Bugis

Jawa

Makassar

Toraja

Mamasa dan lain-lain.

serta sub etnis Pitu Ulunnna Salu (PUS), Pattae’, Palili, Pannei, Pattinjo dan lain-lain.

Sejarah Berdirinya

Sejarah berdirinya Kabupaten Polewali Mandar tidak bisa dilepaskan  dari rentetan panjang sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pembentukan Propinsi Sulawesi.

Kabupaten Polewali Mandar adalah bagian dari 7 wilayah pemerintahan dikenal dengan nama Afdeling Mandar yang meliputi empat Onder afdeling, yaitu:

Onder Afdeling Majene beribukota Majene

Onder Afdeling Mamuju beribukota Mamuju

Onder Afdeling Polewali beribukota Polewali

Onder Afdeling Mamasa beribukota Mamasa

Keempat Onder Afdeling tersebut masuk dalam daerah Swatantra Mandar.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1952 dan Nomor 2 Tahun 1953.

Namun setelah ditetapkannya Undang Undang Nomor 29 Tahun 1959 Tanggal  4 Juli 1959  tentang Pembentukan Daerah-Daerah di Sulawesi, maka seluruh daerah Swatantra di wilayah Propinsi Sulawesi yang telah dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan  dinyatakan dicabut.

Dalam konteks Kabupaten Polewali Mamasa, sejarah pembentukannya tidak bisa dilepaskan dari peran Panitia Penuntut Kabupaten.

Dalam buku Inventarisasi Arsip Pemerintah Daerah Polmas yang diterbitkan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan dijelaskan bahwa sejarah pembentukan Kabupaten Polewali Mamasa 1960 diawali dengan pembentukan Tim/Panitia Penuntut Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Polewali Mamasa

Panitia penuntut terbentuknya Daerah Tingkat II Polewali Mamasa segera menyusun rencana strategis dalam bentuk konsep dan aksi yang akan diusulkan kepada Pemerintah untuk menyatukan Onder Afdeling  Polewali dan Onder Afdeling Mamasa menjadi satu kabupaten.

Ada beberapa ide yang berkembang  dalam pemeberian nama kabupaten tersebut.  

Sebagian tokoh masyarakat menghendaki nama kabupaten yang akan dibentuk diberi nama Kabupaten Balanipa berdasarkan tinjauan historisnya.

Di sisi lain  ada juga yang mengehendaki nama kabupaten yang akan di bentuk menjadi Kabupaten Maspol singkatan dari nama Mamasa Polewali.

Namun setelah Panitia Penuntut Kabupaten melaksanakan musyawarah secara mufakat.

Lalu ditetapkanlah nama Kabupaten Polewali Mamasa sebagai nama kabupaten yang akan diusulkan ke Pemerintah Pusat dengan Ibukotanya Wonomulyo.

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya Undang Undang Nomor 29 Tahun 1959 ditetapkan dalam Sidang Pleno DPR-GR Pusat dan terbentuklah Kabupaten Daerah Tingkat II  Polewali Mamasa.

Bersama Daerah Tingkat II lainnya di Sulawesi dengan ibukota Polewali. 

Pemindahan rencana ibukota dari Wonomulyo ke Polewali didasarkan pada berbagai pertimbangan.

Diantaranya pertimbangan sosial, ekonomi dan politik.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Undang Undang Nomor 29 Tahun 1959 diadakanlah pembenahan berupa pengaturan dan penyempurnaan aparat kelengkapan pemerintahan pada masing masing Daerah Tingkat II.

Untuk Kabupaten Daerah Tingkat II Polewali Mamasa, pemerintah menunjuk dan melantik Andi Hasan Mangga sebagai Bupati pertama Kabupaten Polewali Mamasa pada tanggal 20 Februari 1960.

Sekaligus serah terima jabatan dari, Mattotorang Dg. Massikki selaku Ex. Residen Afdeling Mandar.

Setelah  melalui kajian yang mendalam dengan melibatkan berbagai komponen terutama para akademisi, budayawan, sejarawan, LSM, Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda termasuk Pemerintah, nama Kabupaten Polewali Mamasa akhirnya berubah menjadi Kabupaten Polewali Mandar, yang disahkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2006 tentang Perubahan Nama Kabupaten Polewali Mamasa Menjadi Kabupaten Polewali Mandar.

Kemudian melalui sidang paripurna DPRD tanggal 27 Mei 2009 ditetapkanlah Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 2 Tahun 2009.

Tentang Hari Jadi Kabupaten Polewali Mandar pada tanggal 29 Desember.

Adapun alasan yang menjadi acuan atau  dasar penetapan hari jadi Kabupaten Polewali Mandar sebagai berikut :

1. Yang akan kita peringati adalah hari jadi Kabupaten Polewali Mandar yang sebelumnya Polewali Mamasa, bukan peringatan Kerajaan Mandar, atau Under Afdeling Mandar, yang batas wilayah dan sistem pemerintahannya berbeda dengan batas dan sistem Pemerintah Dati II Polewali Mamasa yang menjadi Polewali Mandar.

2.    Dinyatakan sahnya suatu Dati II adalah pada saat disahkan penetapan menjadi Dati II Polewali Mamasa, didasarkan pada saat penerbitan Undang – Undang Pembentukan Kabupaten Polewali  Mamasa.

3.  Berbicara masalah sejarah Kabupaten Polewali Mandar, maka sangat ideal jika penetapan Hari Jadi didasarkan  pada sejarah terbentuknya Kabupaten Polewali Mandar, tanpa harus merasa berkecil hati karena usia yang masih muda.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved