Breaking News:

Sebelum Gantung Diri, Amiruddin: Turunmiki Dulu Nak, Saya Mau Marahi Mamamu

Jenazah korban pertama kali ditemukan anaknya Saripah, dengan kondisi tergantung, leher terikat kabel dan lidah menjulur.

TribunSulbar.com/Hasan Basri
Polisi lakukan olah TKP kasus bunuh diri di Majene 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN -- Amiruddin (35) mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, Rabu (2/6/2021) sekitar pukul 07.30 Wita.

Jenazah korban ditemukan di kamar rumahnya di lingkungan Galung Tengah, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Majene.

Jenazah korban pertama kali ditemukan anaknya Saripah, dengan kondisi tergantung, leher terikat kabel dan lidah menjulur.

Baca juga: Amiruddin Warga Majene Minta Anaknya Lakukan Ini Sebelum Gantung Diri

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda Banggae Majene Ditemukan Tewas Gantung Diri 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Majene, AKP Jamaluddin mengatakan, kejadian sekitar pukul 07.00 Wita, korban menyuruh anaknya Sahabuddin turun ke rumah.

"Korban mengatakan kepada anaknya, Sabarki nak, turunmiki dulu di bawah rumah, saya mau marahi dulu mamamu, tidak bisami diajari," ucap AKP Jamaluddin.

Setelah itu, Sahabuddin pun turun dan menuju ke rumah neneknya, tepatnya berada di depan lokasi kejadian.

Tidak lama kemudian anak korban Sahabuddin menerima telepon dari saudaranya Rosmini menyampaikan bahwa ia ingin berbicara dengan korban.

Sahabuddin lalu mengarahkan agar Rosmini  menelfon  ke saudaranya Saripa.

Polisi lakukan olah TKP kasus bunuh diri di Majene
Polisi lakukan olah TKP kasus bunuh diri di Majene (TribunSulbar.com/Hasan Basri)


"Setelah  Rosmini menelpon Saripa dan menyampaikan ingin berbicara dengan korban, kemudian saksi Sahabuddin menyampaikan kepada Saripa agar menunda dulu untuk ke rumah korban karena Korban dalam keadaan marah, " ujarnya.

Sekitar pukul 07.30 wita, Saripa (anak pertama korban) lalu ke rumah korban untuk mengantarkan HP, karena saudaranya Rosmini yang tinggal di Katitting Kabupaten Polman ingin berbicara dengan korban (Ayahnya).

Ironisnya, setelah tiba di rumah sang ayah dalam keadaan tergantung di dalam kamar dan lidah menjulur ke luar.

Korban gantung diri menggunakan sebuah kabel yang berwarna hijau yang terikat di atas balok plafon tanpa menggunakan baju.

Jamaluddin menyampaikan untuk motif korban bunuh diri diduga persoalan ekonomi keluarga.

"Ada dugaan motif cemburu dan faktor ekonomi, " tuturnya.

Pasalnya, korban sebelumnya sempat bertengkar dengan istrinya Darma yang sementara menjadi TKW di Arabsaudi melalui telepon. (*) 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved